Selasa, 19 Maret 2013

Guru di Bojonegoro Bingung Materi Kurikulum Baru


Bojonegoro,Media Rakyat
 Rencana penerapan kurikulum pendidikan baru 2013 dikeluhkan sejumlah sekolah di Kabupaten Bojonegoro. Sebab, selain jadwal penerapan yang mepet, sosialisasi kurikulum tersebut belum banyak dipahami oleh guru maupun masyarakat.Kepala Sekolah SMAN 3 Bojonegoro, Watik mengatakan, perubahan kurikulum itu dianggap masih membingungkan sebab ada beberapa mata pengajar yang dikurangi atau digabungkan.Baca juga: Berdalih untuk Perpisahan, Masa PPDB di Bojonegoro Marak Pungli dan Dana DAK Rp47 Miliar Disdikda Bojonegoro Terancam HangusSaat ini, sejumlah guru hanya mengetahui rencana perubahan kurikulum tersebut dari media. Namun, materi perubahan dan hal-hal lain yang terkait dengan Kurikulum 2013 banyak yang belum mengetahuinya, termasuk soal pelajaran Bahasa Daerah.Berdasar rencana Kurikulum 2013, Bahasa Daerah digabungkan dalam paket Seni dan Budaya. Pelajaran Seni dan Budaya adalah mata pelajaran di luar mata pelajaran pokok di tingkat sekolah menengah pertama.“Kalau dulu guru yang membuat RPP sendiri (rencana program pembelajaran) sendiri, tapi pada kurikulum nanti sudah ada paket dari Kemendikbud pusat,” katanya kepada Media Rabu.Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro Khusnul Khuluq menyampaikan, penerapan kurikulum baru ini nantinya tidak diterapkan secara penuh, tetapi bertahap. “Saat ini kita sedang merancang untuk memberi training kepada guru terkait dengan kurikulum baru tersebut,” katanya.(***)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar