Laman

Kamis, 12 Juli 2018

PELAKSANAAN KKN-BBM SEBAGAI MOMENTUM UNTUK BELAJAR CULTURE MASYARAKAT DI DAERAH


GRESIK – Media Rakyat
Sebanyak 1.020 mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya akan melakukan Kuliah Kerja Nyata-Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM) di Kabupaten Gresik.Secara resmi, kedatangan mahasiswa KKN tematik ke-58 tersebut diterima oleh Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto didampingi Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim, sejumlah Kepala OPD terkait serta para camat di masing-masing wilayah pengabdian mahasiswa dan berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Selasa (03/07/2018).Mahasiswa KKN Unair Surabaya tersebut akan melakukan pengabdian selama satu bulan di Kabupaten Gresik dan akan disebar di lima Kecamatan, yakni Kecamatan Cerme, Kecamatan Menganti, Kecamatan Benjeng, Kecamatan Driyorejo dan Kecamatan Manyar.Sementara itu, Bupati Gresik Dr. H. Smabari Halim Radianto pada kesmepatan tersebut memberi pemaparan singkat terkait dengan kondisi pembangunan di daerahnya.Selain itu, Bupati Sambari juga mengatakan bahwa setiap daerah di Kabupaten Gresik memiliki kultur yang berbeda. Namun, masih menjunjung tinggi nilai-nilai islam di tiap daerahnya.“Pelaksanaan KKN ini merupakan salah satu upaya mewujudkan revolusi mental. Serta menjadi komitmen untuk belajar kepada masyarakat terkait dengan culture di masing-masing tempat pengabdian yang hingga kini menjunjung tinggi nilai-nilai islam,” ujar Bupati Sambari.Ia juga menghimbau kepada para Camat setempat untuk tidak segan-segan membantu para mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam pelaksanaan KKN.Masih menurut Bupati, ia menyebutkan bahwa selama ini, Kabupaten Gresik menjadi Kabupaten favorit para mahasiswa untuk melaksanakan KKN.“Gresik membangun birokrasi yang melayani, maka dari itu setiap mahasiswa yang KKN di sini pasti merasa betah dan kadang tidak ingin pulang,” kata Bupati yang disambut dengan aplous para mahasiswa.Sementara itu, Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim berharap, agar para mahasiswa peserta KKN dapat mengikuti kegiatan hingga tuntas.“Kami juga ikut mendoakan para mahasiswa peserta KKN agar betah dan kerasan, sehingga dpaat melaksanakan kegiatan KKN dari awal hingga selesai. Selain itu, pengabdian yang dilakukan diharapkan meninggalkan jejak positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat di tempat pengabdian masing-masing,” pinta Wabup.Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unair, Jusuf Irianto mengaku difasilitasi dengan baik oleh pemerintah setempat.“Ini adalah kali pertama kami mendapatkan sambutan yang luar biasa. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menyambut baik anak-anak kami. Saya yakin program yang akan dilakukan oleh para mahasiswa sesuai dengan program yang ditonjolkan oleh Kabupaten Gresik,” ujarnya. (iis / Humas Pemkab Gresik/edited by Diskominfo Kab. Gresik...(ardi?marjo)


Pelantikan, Sekda Minta Tingkatkan Kinerja Birokrasi


MALANG –Media Rakyat
 Sekretaris Daerah Ir. Didik Budi Muljono, MT pagi ini, Senin  melantik dan mengambil Sumpah Jabatan Pengawas sekaligus Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten Malang bertempat di Ruang Anusapati. Turut mendampinginya sebagai saksi, Inspektur Kabupaten Malang dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah.Berdasarkan Keputusan Bupati Malang nomor 821.2/2720/35.07.201/2018 tentang Pengangkatan Dalam Jabatan Pegawai Negeri Sipil, Iwan Heri Kristianto, S. Sos, M.Ap yang sebelumnya menjabat Kasubag Akuntabilitas Kinerja dan Sumber Daya Aparatur saat ini menduduki jabatan sebagai Kepala Seksi Pemberdayaan Komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang. Menariknya, Sekda hanya melantik satu orang saja dikarenakan ada suatu kendala beberapa waktu yang lalu.Usai melantik, Sekda menandatangani berita acara serah terima jabatan (sertijab) diantaranya : Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Sosial, dan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan. Mewakili Bupati Malang, diawal sambutannya Sekda menyampaikan selamat dan sukses kepada pejabat yang telah dilantik sekaligus pejabat yang telah melakukan serah terima jabatan."Semoga amanah baru yang telah diemban ini mampu menumbuhkan semangat baru dan peningkatan kinerja di masing-masing wilayah kerjanya. Untuk Pak Iwan, luar biasa sekali karena hari ini dilantik seorang diri, karena biasanya berbarengan dengan rekan lainnya," ungkapnya.Ia pun berharap, setelah sertijab ini dilakukan kerjasama yang baik dan komunikasi yang bagus antara pimpinan sebelumnya. "Pasca pelantikan ini saya mengajak saudara sekalian untuk mempertahankan prestasi yang diperoleh selama ini dengan sungguh-sungguh sebagai upaya kita bersama-sama meningkatkan kinerja birokrasi, lakukan pemantauan dan evaluasi secara efektif pasalnya pergantian pimpinan identik dengan munculnya inovasi-inovasi baru. Itu yang harus terus digali," pesannya.....(zis/ardi/hum)



Hadiri Pagelaran Wayang Kulit di Mapolres


Malang – Media Rakyat
Bupati Malang, Dr.H. Rendra Kresna hadir pada pertunjukkan wayang kulit dalam rangka acara perayaan HUT Bhayangkara ke 72 di Halaman Satya Haprabu Mapolres Malang, Jumat malam. Pertunjukkan digelar Polres Malang dibawah komando Kapolres Malang, AKBP. Yade Setiawan Ujung, SH, SIK, MSi sekaligus sebagai upaya merawat seni budaya dan tradisi Indonesia.Bupati mengapresiasi Polres Malang dan mengucapkan terima kasih lantaran kegiatan pagelaran seni wayang kulit ini termasuk upaya memelihara kelestarian budaya dan tradisi bangsa yang masih eksis sampai saat ini. Pertunjukkan wayang adalah kegemaran masyarakat Malang. Pertunjukkan wayang kulit menghadirkan dalang Ki Anom Suroto dengan lakon Semar Bangun Kayangan yang bermakna membangun negara yang aman, damai, makmur dan sejahtera.''Sinergitas unsur antar pimpinan di Kabupaten Malang sangat terjalin bagus sehingga mampu menciptakan rasa aman dan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Malang," ucapnya dalam sambutan.Pak Rendra, sapaan akrab Bupati juga berterima kasih kepada Polres dibawah kepemimpinan Kapolres Malang sehingga pelaksanaan Pilihan Gubernur Jawa Timur di wilayah Kabupaten Malang dan rekapitulasi perolehan suara dari tingkat TPS dan PPK berjalan aman dan lancar. ''Semoga dalam menghadapi Pileg dan Pilpres 2019 yang akan datang juga berjalan kondusif," harap Bupati.Terpisah, Yade membenarkan tujuan digelarnya pertunjukkan wayang kulit ini untuk merawat budaya dan tradisi khas Indonesia. Selain itu, menjadikannya sebagai hiburan rakyat. Tak ketinggalan juga menghimbau kepada seluruh pihak agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Malang.''Mari kita bersama-sama menjaga dan mampu menciptakan Kabupaten Malang yang aman, nyaman dan kondusif. Tentunya hal ini bisa terwujud jika didukung seluruh pihak yang ada," pesan Yade. (ardi/zis/hum)




Selasa, 03 Juli 2018

Buka Diklat Kepemimpinan, Wajibkan ASN Berinovasi


MALANG – Media Rakyat
 Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna membuka Diklat Kepemimpinan tingkat IV angkatan 196 tahun 2018 tempat di Pendopo Agung Kabupaten Malang di Malang, Senin (2/7) pagi. Pak Rendra, sapaan akrab Bupati meminta 40 peserta yang akan menjalani diklat selama 97 hari untuk menciptakan minimal satu inovasi yang bisa bermanfaat dalam memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat.''Pemkab Malang sebagai sebuah organisasi yang sama dengan organisasi lainnya seperti di bidang pemerintahan, usaha produktif ataupun usaha jasa. Dalam organisasi sangat dipengaruhi atau semua tergantung dalam 5M : yakni Man, Money, Machine, Material dan Metode," pesan Pak Rendra dalam sambutan.Dijelaskan Bupati, terkait faktor M yang pertama maka SDM para PNS/ASN harus bisa handal baik dalam ilmu pengetahuan, keahlian, kepenguasaan-teknologian dan keterampilan. Ia menyebut, kehandalannya tersebut harus terus diperbarui dan dilatih. Bukan lantas, kemudian berhenti meskipun sudah menyandang gelar tinggi sesuai tingkatan pendidikannya.''Man sebagai sosok perencana, pelaksanaan, pengendali dan penanggung-jawab dari empat faktor M lainnya. Sedangkan Machine yang akan disiapkan oleh pemerintah berupa perangkat undang, SOP dan sebagainya. Maka, keseluruhan peserta diklat harus bekerja dan harus melakukan inovasi. Kalau semua peserta ini bisa menciptakan satu inovasi, maka Kabupaten Malang akan memiliki 40 inovasi yang utamanya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," terang Pak Rendra.Bupati mewajibkan para peserta diklat berinovasi dan akan mempengaruhi kelulusan. Jika tidak, disampaikannya akan tidak lulus dan mengulang diklatnya. ''Inovasi yang dimiliki Kabupaten Malang bisa dicontoh dan ditiru serta bermanfaat bagi masyarakat umum di kabupaten kota se Indonesia seperti diantaranya Sutera Emas, Contra War, Jebul Anduk, PTST 3R," harap Bupati.Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Badan Diklat Provinsi Jatim yang diwakili Kepala Bidang Diklat Kompetensi Manajerial, Moch Suluh, SH, M.Si, tim Koordinator Widyaswara, Kepala Badan Kepegawaian Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, SH.M.Hum serta para undangan. Kegiatan ini diapresiasi Badan Diklat Jatim karena memberi kepercayaan untuk menjadi mitra dalam pengembangan kompetensi manajerial para pejabat eselon IV dari daerah Kabupaten Malang. (zis/ardi/hum)






```````````````````````````````````````