Laman

Kamis, 23 Agustus 2012

Lima Area Rawan Korupsi Jadi Prioritas Pemerintah


Jakarta-Media Rakyat
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui agenda pemberantasan korupsi merupakan pekerjaan rumah yang belum tuntas. Karena itu, Presiden terusmenerus menggelorakan tekad membasmi korupsi.Presiden mengidentifikasi ada 10 area rawan korupsi dalam kehidupan pemerintahan, lima di antaranya dijadikan prioritas penanganan.Seusai memberikan arahan dalam rapat koordinasi di Kejaksaan Agung, kemarin, kepada wartawan Presiden menyebut lima area prioritas yang rawan korupsi itu ialah APBN dan APBD, pajak, kepabeanan, serta pertambangan."Dari sepuluh area, lima itulah yang kita garis bawahi untuk kita jadikan prioritas," kata Yudhoyono.Menurut SBY, penyimpangan dana APBN dan APBD sangat serius. "Dalam dua tahun terakhir masih terjadi kasus-kasus korupsi yang melibatkan unsur DPR ataupun DPRD dengan unsur pemerintah pusat maupun daerah," katanya.Mengenai kerawanan sektor pajak, Presiden mengatakan pajak merupakan salah satu sumber pendapatan dan pertumbuhan negara. SBY meminta penegak hukum menyoroti kewajiban membayar pajak dan apa yang dikelola oleh petugas pajak.Sebelumnya, dalam arahan di depan peserta rapat koordinasi di Kejaksaan Agung itu, Presiden memerintahkan aparat penegak hukum agar tidak melihat latar belakang partai politik maupun asal daerah."Saya berharap semua simpul bergerak dan bekerja untuk tetap tegas dan tidak pandang bulu, apa pun jabatannya dari parpol mana pun, atau dari daerah mana pun," kata Presiden.Upaya pemberantasan korupsi harus dilakukan berkesinambungan dan dilaksanakan oleh semua pihak. Presiden menegaskan bahwa seluruh pejabat negara, bukan hanya pemerintah, harus mencegah korupsi.Dalam menanggapi seruan Presiden itu, pengamat politik dari Universitas Indonesia Cecep Hidayat mengatakan penegasan agar penegak hukum tidak pandang bulu dalam memberantas korupsi hanyalah politik pencitraan."Buktinya, banyak kader Partai Demokrat diduga terlibat korupsi, tetapi SBY menyerahkan kepada KPK untuk mengusut. Padahal SBY memiliki kekuatan untuk membersihkan partainya tanpa menunggu KPK," kata Cecep.Djoko Tjandra Pada bagian lain, Presiden menginstruksikan Kejaksaan Agung dan kepolisian berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri serta Kementerian Hukum dan HAM untuk menuntaskan kasus buron hak tagih Bank Bali, Djoko S Tjandra.Djoko diperkirakan pindah menjadi warga negara Papua Nugini sejak Juni 2012. Dia meninggalkan Indonesia menuju Port Moresby, Papua Nugini, pada 10 Juni 2009, satu hari sebelum Mahkamah Agung mengeluarkan putusan kasasi.Putusan kasasi MA menghukum Djoko dua tahun penjara, membayar denda Rp15 juta, serta dana Bank Bali Rp546 miliar dirampas untuk negara.Sebelumnya Wakil Jaksa Agung Darmono mengatakan Papua Nugini belum memberikan respons terkait dengan permintaan Indonesia mengenai pemulangan Djoko Tjandra. Sumber : Media Indonesia,…(ch)

Senin, 20 Agustus 2012

Orangtua Jangan Diamkan Penggunaan BOS


JAKARTA,Media Rakyat
 Orangtua siswa harus lebih kritis mengawasi penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS), demi terciptanya transparansi BOS. Dengan berdiam diri, transparansi penggunaan BOS tidak akan terwujud dengan baik.Pengamat pendidikan Darmaningtyas mengatakan hal itu dalam diskusi tentang akses informasi publik di Jakarta, Kamis (14/10/2010). Dikatakannya, Kementerian Pendidikan Nasional sebetulnya sudah membuka secara transparan mengenai penyaluran dana BOS ke sekolah-sekolah di Tanah Air. Namun, keterbukaan penggunaan dana tersebut kerap berhenti di tingkat sekolah yang memiliki kewenangan otonomi atas pemanfaatan BOS tersebut.Informasi mengenai penggunaan BOS ini hanya diketahui oleh kepala sekolah dan komite sekolah. Bahkan, katanya tidak semua guru mengetahui anggaran pendapatan dan belanja sekolah (APBS) yang di antaranya melibatkan dana BOS.Orangtua siswa juga berhak mengetahui penggunaan dana BOS tersebut dengan menanyakan kepada pihak sekolah. Akan tetapi, hal ini seringkali diabaikan karena putra-putri mereka justru mendapat sanksi atau tudingan dari pihak sekolah. Akibatnya, banyak orangtua siswa memilih diam dan tak memedulikan hal tersebut agar pendidikan anaknya tak terganggu."Masalah (keterbukaan informasi) dana BOS ini ada dua, yakni manajemen sekolah yang tidak terbuka dan sikap masyarakat yang tidak acuh," kata Darmaningtyas."Orangtua jangan jadi penakut. Kalau melihat ada pelanggaran (pemakaian BOS), tanyakan dan laporkan," tambahnya.Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) Henny S. Widyaningsih mengatakan, Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 menjamin masyarakat untuk menerima informasi dari pejabat publik, termasuk mempertanyakan keterbukaan penggunaan dana BOS. Pejabat publik pun wajib memberikan informasi yang diperlukan kepada pemohon dan bahkan bisa dikenai hukuman penjara atau denda jika mengabaikan permohonan keterbukaan informasi itu.nara sumber Kompas) (cha)

Presiden Berkomitmen Tingkatkan Anggaran Pendidikan


Jakarta –Media Rakyat
 Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. "Anggaran pendidikan akan terus ditingkatkan agar reformasi terwujud," kata Presiden ketika menyampaikan Pidato Kenegaraan pada HUT ke-67 Proklamasi Kemerdekaan RI di depan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (16/8).Peningkatan anggaran juga memungkinkan terjadinya perluasan akses dan peningkatan kualitas di seluruh jenjang pendidikan. Saat ini Indonesia telah menyelesaikan Program Wajib Belajar 9 Tahun. Program ini terus  diupayakan secara bertahap ke dalam program Pendidikan Menengah Universal sebagai rintisan Program Wajib Belajar 12 Tahun. "Kita ingin anak-anak bangsa di seluruh penjuru tanah air dapat mengenyam pendidikan dasar dan menengah secara lebih merata dan berkualitas," ujar Presiden.Di samping perluasan akses ke jenjang pendidikan dasar dan menengah, Presiden mengatakan bahwa akses ke jenjang pendidikan tinggi juga terus diperluas. Pemerintah akan menyediakan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) dan Beasiswa Bidikmisi bagi pelajar berprestasi dari keluarga tak mampu. Selain itu, pemerintah juga akan membangun Akademi Komunitas secara bertahap di setiap kabupaten dan kota.Lebih lanjut Presiden menyatakan bahwa cita-cita mulia mewujudkan Program Pendidikan Menengah 12 Tahun, harus dijalankan dengan memperhatikan kemampuan fiskal pemerintah pusat dan daerah. "Pemerintah Daerah Provinsi, perlu mengambil peran lebih besar dalam mendukung pembiayaan program ini," kata Presiden.Pemerintah juga berkomitmen memerhatikan nasib para tenaga pendidik. Menurut Presiden, keberhasilan program pendidikan, baik pendidikan dasar maupun menengah, sangat ditentukan oleh ketersediaan guru dalam jumlah, distribusi, dan kompetensi yang sesuai. Sejalan dengan upaya meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru, pemerintah menjalankan kebijakan yang bertujuan meningkatkan kualitas guru. "Dengan cara itulah, terdapat korelasi positif antara peningkatan kesejahteraan dengan peningkatan kinerjanya," ujar Presiden.Presiden mengatakan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Presiden mengajak seluruh Bangsa Indonesia agar tetap optimis, dalam sepuluh atau dua puluh tahun ke depan, anak-anak bangsa siap menyambut 'Indonesia Emas'. (wan/pih)

Minggu, 12 Agustus 2012

Hidup Itu Bukan Tujuan Tapi Ujian


Malang Media Rakyat
Seorang hamba yang ARIF BILLAH , Sepenggal kalimat istilah kita dapat memahami banyak arti dan rasa juga dapat merasa bahwa hidup diduniaini merupakan ujian dari alloh  SWT.Dan masi ada tujuan lain. Setelah kita mengalami ujian selama hidup di dunia !!   Apakah itu ?? Jawabanya hanya satu alloh !! selain tujuan kepada dia maka merugilah manusia itu selama lamanya .(TIADALAH AKU CIPTAKAN JIN DAN MANUSIA ) Kecuwali untuk menyembah dan beribadah “ ITULAH FIRMAN YANG DI TURUNKAN LEWAT KITAP SUCINYA .Jadi semua aktifitas hidup di dunia ini yang tidak disadari rasa menghamba pada Tuhan yang sebenarnya “ Maka hidup ini akan terkena malapetaka baik di dunia maupun di akherat kelak.” NA’UDZUBILLAH MIN DZAALIK (RENUNGKAN) JIN: Makhlog Tuhan yang tidak diberikan jasmani/jasad/lahiriyah dia hanya rohani/batinia/ ghoib.MANUSIA : Makhog Tuhan yang diberikan sesempurnaan jasmani dan rohani kira – kira apa yang terjadi dengan perbedaan tersebut ? Tidakkah memicu penyakit hati  !! Disalah satu maklhuk tersebut ?? itu kehendak Alloh.Alangkah naifnya kita jika tidak mensyukuri nikmat yang diberikan sudah kah kita melakukan rasa sukur di buktikan dengan berbuatan sehari – hari dengan di dasari menyembah dan beribadah ?? Tidakah kita telah berkhianat terhadap ni’mat alloh ? INGATLAH !! Jika kamu bersukur maka aku tambahkan ni’matku dan jika ingkar akan ni’matku maka sesungguhnya siksaku amat pedih ”. Kira – kira apa yang terjadi di bumi ini pada umumnya dan bangsa Indonesia khususnya ni’matkah atau adzabkah ?? kita ini termasuk golongan “ Jinkah / Manusiakah/ mukin di atas keduanya, sifatnya Jin jasadnya Manusia ( Raja JIN ) Dengan penuh kedengkian , iri , takarbur , riya’ merasa diri paling benar , paling kuat , paling baik , paling pintar , tidak terima orang lain mendapat nikmat, ingin merebut kenikmatan orang lain dengan cara – cara licik dan lain – lain .Yang akhirnya Tuhan memberikan ujiannya berupa azab.( Nastainu billah ) Mari kita tata tujuan hidup ini demi Tuhan bukan demi yang lain / Duniawi sebagai berikut hidup paling lama seratus tahun di akherat selama – lamanya,Jikalou akan selamanya jangan mengikuti hawanafsu , kendalikan dijalan alloh untuk mencapai bahagia yang hakiki jangan jadi jin / raja jin.Apa yang kita perbuat dan kerjakan didunia ini tidak ada yang sia sia dan semua akan diperhitungkan untuk dimintai pertanggung jawaban baik yang kita sebunyikan terang terangan akan dihisab ,mana kala perbuatan baik akan menuai hasil yang baik, mana kala berbuatan jelek akan mengunduh atau panen jelek / azab Na’udzubillah tsumma Na’ udzubillah.Jin menipu / membelokan Manusia dengan segalah macam cara halus / kasar karena sifatnya yang iri , dengki , dan lain lain tidak terimah dengan kebijakan alloh yang menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling mulia di sisinya dengan kelengkapan lahir batin , jangan sampai kita tertipu daya oleh jin agar kita tidak termasuk golongan orang – orang kafir yang menentang alloh, takutlah akan siksa alloh ,siksa tidak harus menunggu kita mati , di duniapun kita bisa diazab berupa musibah , penyakit setrok , diabetes , buta ,hati , gak tetram dan lain – lain ,Kita harus intropeksi diri kalau sudah teradzab , cepat taubat kepadanya sebelum datang siksa yang lain.Pujangga Ronggo warsito di kitab joyoboyonya mengatakan sakbejo bejone wongkan lali isih bejo kang eling , Lan waspodo “ Bisa kita artikan ; Lupa / lali.Manusia yang lupa kepada Tuhan , dalam setiap perbuatan di dasari dengan hawa nafsu tidak peduli ini merugikan diri sendiri , orang lain / lingkungan, bansa Negara.Mis’ Miras dan narkoba itu sudah menentang aturan alloh hasilnya pecandu dan pemabuk minimal merusak tubuh bisa dikatagorikan bunuh diri.Korupsi , kolusi ,mencuri ,merampok. Ini sangat berbahaya bagi jiwa maupun raga diri sendiri, orang lain bahkan anak cucu jangan sampai kita memakan  rejeki haram karena itu penentangan terhadap Tuhan.Banyak sekali manusia yang melakukan perbuata ini mukin karena tidaktauan , Keturunan , ke Imanan , kekafiran dan lain – lain . Ini sedikit ulasan pemakan barang / Rejeki haram / dilarang.Dikawatirkan hasil / barang / rejeki/yang diperoleh dari cara yang di larang akan menjdikan tubuh yang menghasilkan air seperma dan sel telur yang jadi cikal bakal manusia , jika jiwa raga ini kecampuran barang yang di larang alloh maka tubu / daging kita dijadikan daging hitan , alloh memberikan kebijakan “ sesuatu yang baik   Diamanatkan penguasaannya kebaikan kepada malaikat , dan sesuatu yang jelek / hitam diamanatkan penguasaannya kepada iblis / syetan , manusia sebagai media saja bagi kita yang kemasukan rejeki haram berhati hatilah sebab alloh akan memberi peringatan didunia berupa musibah dan penyakit walau kita taubat kalau tida diterima akan menurun keanak cucu kita.Taubat karena bermaksiat kepada alloh itu mudah sebagai dia penerima taubat yang susah taubat dari mendzolimi orang lain / manusia , ini yang tidak mudah kebanyakan rata rata pemakan hasil haram tidak mau menerimah nasihat jadi selalu merasa dirinya paling pinter , paling pengalaman apalagi merasa suda usia lanjut padahal perlu dilihat kembali bahwa iblis dimasukan jadi penghuni neraka selamanya. Itu bukan karena tidak iman Kepada alloh , hanya karena merasa dirinya diciptakan lebih dahulu dari /cahaya api sehinggah berani menentang perintah alloh , disuruh tunduk  kenabi adam AS, Jadi tidak memandang yang memerintah itu alloh tapi melihat makluknya Pepatah Agama berbunyi “ lihatlah apa yang diucapkan juga melihat siapa yang mengucapakan “ sekali sekali tidaklah manusia dan mahkluk di jakat raya ini bisa mengalakan sang pencipta “ semua ini bagi manusia yang mau berpikir dan beriman kepada tuhan. ILING ATAU INGAT.Setiap perbuatan kita di dasari ingat kepada alloh / kontak kepada alloh ini akan lebih baik sebab bisa menyelamatkan diri , orang lain dan bangsa.Tapi perlu di ingat dengan Eling saja walau di setiap aktifitas , kadang bisa terperosok kedalam. Kemaksiatan / kenistaan dan lambat untuk menuju kesuksesan hidup , masih dibutukan pengetahuan untuk melaksanakan aktifitas yang di dasari eling inilah eling lan  waspodo. Dalam pengkajian kehidupan berbangsa dan bernegara sekarang ini banyak sekali pengkufuran/ pengingkaran terhadap nikmat alloh manusia saling berebut kekuwasaan rasanya sudah tidak ada rasa malu sama sekali terhadap alloh mereka sudah tidak ingat bahwa telah di lahirkan di dunia yang semu ini tidak membawa apa apa dalam keadaan telanjang . Bahkan melihatpun gak bisa sehingga tiga bulan baru bisa melihat sampai akhirnya aqil baligh terus remaja dan dewasa , diberi kepandaian tapi mereka tida merasa masih saja cinta dunia tidak abadi sehinga datanglah ujian berupa adzab barulah sadar kalau merasakan siksa alloh didunia.Satu bangsa / negara akan kuwat dan sejaterah manakalah dari empat factor bisa bersatu saling membahu didasari keimanan. (1) UMARO’ (2) ULAMA’ (3) AGHNIYA’ (4) FUKORO’ ( 1 ) UMARO’ / Pemerintah / aparat “ berlaku adil dan bijak sana dalam menjalanka tugas mengatur umat / Rakyat dengan didasari iman dan taqwa terhadap tuhan yang maha esa , tidak pilih kasih , kolusi ,korupsi ,karena kita semua tahu banyak kasus kasus yang meyakiti hati rakyatnya. Kalau UMARO’ Sudah mau makan hasil yang dilarang alloh maka apajadinya bangsa yang dipimpin niscaya adzablah yang di dapat. Marilah kembali kejalan yang lurus dengan taubatan nasuhah sebab tidak imbang siksa alloh.Ulama’ ; Mari kita tegakan hukum agama demi keselamatan bersama sebagai pemegang kebenaran dan keselamatan katakan; yang manfaat itu Manfaat ,yang mudlorot itu mudlorot , jangan dipolitisir untuk kebutuhan duniawi , jangan jual agama dengan harta , yang sedikit kontrol sesuwatu dengan hati yang bersih lillahitaallah Berijhtihad demi umat bangsa dan agama , penyakit ulama yang paling bahaya adalah merasa diri pandai , sehingga ingin dimulyakan manusia tidak mau menerima pendapat orang lain sehingga menjadi perdebatan yang akhirnya membinggungkan rakyat.Ingat !!! Ulama disini adalah kumpulan orang orang yang berilmu .AGHNIYA : Kumpulan orang orang kaya dalam hal ini mari kita amalkan sebagain harta karunia alloh yang titipkan pada kita untuk keselamatan dan kebahagian umat di dunia dan akhirat janganlah berlaku kikir / bakhil , kita tolong rakyat yang sengsara . yang lemah ingat semua adalah titipan kita lahir gak bawah apa apa jalan , gomong , berpikir , apalagi harta benda , ingat semua ujian hidup lebih baik membahagiakan umat karena ada kenikmatan tersendiri yang tiada taranya jangan ikuti hawa nafsu sebab mencelakakan diri sendiri dan keluarga . Berprinsiplah ; bagi semua komponen yang ber agama dan beriman.Tidaklah dikatakan iman / percaya , sese orang kepada tuhanya sehingga mencintai sodara manusia seperti mencitai dirinya sendiri “ niscaya hidup itu indah .Ada tiga perkara yang merusak manusia ; (1) Kikir /bakhil (2) menganiaya orang lain. (3) Mengikuti hawa nafsunya (4) Fukoro’ Kumpulan orang orang fakhir miskin jangalah berkecil hati sebab penghisapan di hari kiamat selisihnya 40 Tahun dari AGHNIYA dan orang fakir yang sabar itu lebih utama disisih alloh .Dari pada orang kaya yang bersukur , hanya saja di kawartirkan kadang orang fakir itu menjadi kufur sebab kefakirannya naudzuubillaha mindzaalik. Jika saja Ke 4 komponen disuwatu Negara bisa berbaur dengan keimannya betapa indah sewatu negara niscaya menjadi makmur sejahtera. Semua ini adalah ujian hidup berwaspadalah dalam menghadapi hidup di dunia. ASTAQHFIRULLOH……ALLOH……MAHA…..PENGASIH  TANPA  PILIH KASIH !!!!!!!!! Sudah sepatutnya kita menyadari bahwa hidup ini sementara ,bukan tujuan kita di dunia masih ada kehidupan yang lain setelah Mati yang abadi dan kekal. Marilah kita memahammi hidup dengan benar , kembali ke jalan alloh berlomba lomba mengisi kehidupan dengan kebaikan untuk bekal kelak di akherat. Kita Bantu saudara saudara kita yang spiritual maupun materi demi menjujung tinggi fungsi kholifah di Bumi ini .,,,,(catatan Redaksi)